Konflik Idris Dan Pradi

Walikota Depok M Idris Meninggalkan Pradi?

Walikota Depok M Idris Meninggalkan Pradi?Beberapa hari ini, di lini massa facebook digemparkan oleh berbagai postingan mengenai baliho ucapan natal dan tahun baru walikota depok M Idris yang tanpa menyertakan wakilnya. Tentu saja hal ini membuat berang banyak pendukung Pradi Supriatna karena menganggap M Idris mulai meninggalkan Wakilnya setelah sebelumnya konflik masalah mutasi jabatan.

Banyak pihak menyesalkan baliho tersebut karena Walikota Depok M Idris dianggap arogan dengan tanpa menyertakan Bang Pradi sebagai wakilnya. Pihak lain menyatakan hal tersebut kontraproduktif dan semakin menunjukkan ketidakakuran diantara Idris dan Pradi.

Ketua Pembina Depok Media Center, (DMC), Rusdi membenarkan, bahwa poster atau baliho ucapan selamat merayakan Natal bagi Umat Kristiani dan Selamat Tahun Baru 2017 di perempatan Jl. Raya Arief Rachman Hakim dan Jl. Raya Margonda, menjadi pergunjingan sejumlah warga. Sebab baliho tersebut tidak ada gambar atau foto Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna.

“Pasalnya, diposter tersebut terpasang seluruh foto pejabat di Kota Depok seperti, Walikota Depok, Kapolres, Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Negeri, Ketua DPRD dan Dandim 05/08 Kota Depok terpasang. Namun hanya satu yang tidak terpasang yaitu foto Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna,” ujarnya kepada wartawan kemarin, dilokasi poster terpampang.

Menurutnya, bahwa pasangan Walikota Muhammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna merupakan pemimpin yang dipilih seluruh masyarakat Kota Depok saat pesta demokrasi atau Pilkada setahun lalu sehingga satu paket tapi kenapa foto atau gambar dari wakil wali Kota tak ada dalam poster terpasang.

“Bahkan ini resmi dengan pemasangan baleho atau poster yang dipasang oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok apakah disengaja atau terlupakan. Namun bila ini sengaja dilupakan dengan fotonya wakil walikota tentunya tak dapat ditelorir lagi terlebih Wakil Wali Kota Pradi Supriatna adalah pemimpin Kota Depok,” tutur Rusdi.

Rusdi mengingatkan, bahwa poster atau baleho ukuran empat kali lima meter yang terpasang persis di pertigaan Jl. Raya Arief Rachman Hakim dan Jl. Raya Margonda selain terpasang logo Kota Depok juga nama dan wajah sejumlah pemimpin di Kota Depok juga bertemakan,

“Kerukunan Dambaan Kita Semua” kemudian Selamat Merayakan Natal Bagi Umat Kristiani Tahun 2016 dan Selamat Tahun Baru 2017. Maka dari itu, baliho tersebut agar diturunkan atau diganti, agar masyarakat tidak bertanya-tanya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DMC, Joko menambahkan, bahwa hal ini juga sudah pernah terjadi di Kabupaten Cirebon. Seperti iklan ucapan hari besar, namun berdampak dari pihak Wakil Bupati marah dan akhirnya iklan reklame itu diturunkan.

“Jadi hal itu harus diantisipasi lebih baik diskominfo turunkan ketimbang menimbulkan pro kontra, yang berujung membuat hubungan D1 dan D2 merenggang,” pungkasnya.

Joko juga mengingatkan, bahwa Iklan itu resmi dari Diskominfo Kota Depok, yang tidak menyertakan foto Wakil Wali Kota. Mungkin tidak ada yang salah dalam masalah ini, namun opini publik akan berpandangan lain. Wajar saja kalo dari unsur muspika tidak menyertakannya, sebab mereka merupakan jabatan karir.

“Sedangkan Walikota dan Wakil Walikota merupakan jabatan politis yang dipilih oleh rakyat satu paket melalui Pemilukada. Jadi sangat wajar kalo dalam poto ucapan tersebut Wakil harus disertakan juga. Ini kembali kepada persoalan etika politik saja,” imbuhnya.

Ditempat terpisah, Irwan, warga Pancoran Mas, menilai keberadaan baleho atau poster besar berkaitan ucapan selamat natal dan tahun baru 2017 dari pemimpin Kota Depok memang agak janggal karena tak ada foto atau gambar Wakil Wali Kota Pradi Supriatna.

“Kalau tak salah hampir setiap ada kegiatan dua pemipin Kota Depok fotonya selalu terpasang di sejumlah spanduk atau baleho di pinggir jalan lingkungan, perumahan, hingga jalan jalan utama serta protokol. Namun kenapa untuk ucapan natal tahun 2016 dan tahun baru 2017 kali ini memang tak ada Wakil Wali Kota Pradi Supriatna,” pungkasnya. (Maulana Said)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s